Yyuhuu... weekend dua hari lagi. gue mau share
seputar dunia internet yang lebih layak disebut “dunia kedua” atau “dunia lain”
mungkin. Udah dari jaman SMP gue terjangkit virus itu. Dan gak bisa
disembuhkan, adakah obatnya ???
Internet menjelma menjadi sosok yang sangat dibutuhkan oleh manusia
di era teknologi seperti sekarang ini,
bahkan kadar kebutuhannya bisa dibilang sama dengan makan bahkan saat makan pun
barengan sama internetan. Dulu pas pertama kenal internet, internet cuma bisa
di akses di warnet atau kalo ada budget lebih paling beli kuota buat modem yang
harganya masih relatif tinggi, tapi sekarang... kuota kaya beli nasi padang,
udah bisa internetan selama satu bulan tanpa dibatasi waktu. Wifi merajalela
tidak hanya di sekolah, kantor atau kampus tapi juga di tempat makan, tempat
nongkrong bahkan di kos-kosan dan di rumah sendiri. Produsen “sim card” juga
berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan yang terbaik dengan harga terjangkau
dan akses internet yang cepat tanpa batas.
Ya, sejatinya dengan semakin canggihnya teknologi dan semakin mudahnya
mengakses internet everywhere and everytime memudahkan kita sebagai
pengguna untuk membantu melakukan kegiatan sehari-hari bahkan dari jarak jauh
sekalipun. Gimana engga coba??? Mau nyari resep apapun tinggal klik langsung
tersedia. Mau cari referensi tugas dan buku tinggal klik langsung berjejer
karya tulis dari ilmuwan-ilmuwan hebat. Mau eksis dan pencitraan ada sosial
media yang udah kaya nano-nano rame rasanya. Mau tau si Doi gak perlu cari tau
sampe ke rumahnya, cuma dengan stalking sosmednya aja langsung tau deh
gimana orangnya. Rindu mama, papa, adek,
kakak, nenek, kakek, pacar, mantan, tinggal face to face via video
call. Mau belanja ataupun jualan apapun gak perlu cape ke pasar tinggal
berselancar dan gabung di online shop. Bahkan kini tugas kelompok yang
esensi awalnya adalah saling bertemu dan berdiskusi adu pendapat, sekarang
tinggal buat grup di chat, pembagian tugas, mengerjakan di tempat masing-masing
dan dikirim ke satu orang via email. gampang bukan??? Dan masih banyak lagi
manfaat internet untuk hidup kita.
Namun, apakah internet sehebat itu??? Jawabannya ya. Karena sadar
atau tidak internet sudah merasuki kehidupan manusia dan merubah manusia. Gak
percaya ??? nih gue kasih penerangan dan ini berdasarkan pengalaman pribadi,
bukan orang lain :
Setiap tugas entah itu sekolah ataupun kuliah pasti tujuan pertama untuk cari referensi adalah internet, bahkan tidak merasa bersalah kalo langsung copas tanpa proses edit terlebih dahulu. Tidakah itu mengerikan? Gue merasa bahwa semakin bayak tugas kuliah, semakin enggan untuk berfikir dan semakin mahir dalam menjadi seorang plagiator. Padahal dosen menberi tugas dengan tujuan agar kemampuan menganalisis mahasiswa menjagi lebih tajam.
Istilah “internet menjangkau seluruh dunia” tidak selamanya benar. Sadarkah kita kalo internet lebih cenderung mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat? Gak percaya? Nih pengalaman juga, punya temen yang gak bisa lepas dari ponsel bahkan lagi kumpul makan atau cuma ngobrol ringan doang dia asyik dengan ponselnya, seperti punya dunia sendiri “autis”. Siapa disini yang sepakat denganku kalo itu sangat mengganggu.
Internet begitu luar biasa dapat memberikan informasi apapun dari berbagai aspek kehidupan. Namun manusia yang cenderung serakah sering menggunakannya untuk keperluan yang salah dan tidak bertanggungjawab. Apakah kalian yakin jika informasi yang didapat dari situs-situs di internet itu semuanya benar? Kalian begitu polos jika menganggap bahwa berita dari internet itu benar, mungkin ada beberapa tapi kebanyakan hoax. *tar gue bakal ceritain gimana cerdasnya orang-orang dapat membangun opini publik dan mendapat keuntungan dari itu dan apakah mereka mempertanggungjawabkan itu??? Tunggu yaa mudah-mudahan keingetan...
Tuhan menciptakan setiap orang dengan kelebihan masing-masing dengan begitu adli. Jika kelebihan kalian adalah di TIK maka sudah selayaknya kalian menggunakan canggihnya teknologi dan internet dengan bijak dan menguntungkan pribadi tetapi tidak merugikan orang lain. Namun jika kelebihan kalian di bidang lain, bagaimana kalian bisa mengetahui itu sedangkan setiap hari kalian hanya bergaul dengan internet dan dunia yang keneradaannya tidak jelas???
Internet mengubah kebiasaan. Jika kebelumnya diantara kalian adalah orang yang selalu baca doa dan langsung ke kamar mandi ketika bangun tidur, *itu juga yang selalu aku lakukan dahulu kala dan sekarang semuanya berubah. Bangun tidur yang pertama dicek ponsel, apa ada dari seseorang, apa kabar dunia pagi ini dan sok ngerasa orang yang paling penting dengan cek semua akun sosmed dan hasilnya cuma like, comment, atau stalking akun orang yang setelah dipikir lagi gak ada pengaruh buat hidup.
Setiap tugas entah itu sekolah ataupun kuliah pasti tujuan pertama untuk cari referensi adalah internet, bahkan tidak merasa bersalah kalo langsung copas tanpa proses edit terlebih dahulu. Tidakah itu mengerikan? Gue merasa bahwa semakin bayak tugas kuliah, semakin enggan untuk berfikir dan semakin mahir dalam menjadi seorang plagiator. Padahal dosen menberi tugas dengan tujuan agar kemampuan menganalisis mahasiswa menjagi lebih tajam.
Istilah “internet menjangkau seluruh dunia” tidak selamanya benar. Sadarkah kita kalo internet lebih cenderung mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat? Gak percaya? Nih pengalaman juga, punya temen yang gak bisa lepas dari ponsel bahkan lagi kumpul makan atau cuma ngobrol ringan doang dia asyik dengan ponselnya, seperti punya dunia sendiri “autis”. Siapa disini yang sepakat denganku kalo itu sangat mengganggu.
Internet begitu luar biasa dapat memberikan informasi apapun dari berbagai aspek kehidupan. Namun manusia yang cenderung serakah sering menggunakannya untuk keperluan yang salah dan tidak bertanggungjawab. Apakah kalian yakin jika informasi yang didapat dari situs-situs di internet itu semuanya benar? Kalian begitu polos jika menganggap bahwa berita dari internet itu benar, mungkin ada beberapa tapi kebanyakan hoax. *tar gue bakal ceritain gimana cerdasnya orang-orang dapat membangun opini publik dan mendapat keuntungan dari itu dan apakah mereka mempertanggungjawabkan itu??? Tunggu yaa mudah-mudahan keingetan...
Tuhan menciptakan setiap orang dengan kelebihan masing-masing dengan begitu adli. Jika kelebihan kalian adalah di TIK maka sudah selayaknya kalian menggunakan canggihnya teknologi dan internet dengan bijak dan menguntungkan pribadi tetapi tidak merugikan orang lain. Namun jika kelebihan kalian di bidang lain, bagaimana kalian bisa mengetahui itu sedangkan setiap hari kalian hanya bergaul dengan internet dan dunia yang keneradaannya tidak jelas???
Internet mengubah kebiasaan. Jika kebelumnya diantara kalian adalah orang yang selalu baca doa dan langsung ke kamar mandi ketika bangun tidur, *itu juga yang selalu aku lakukan dahulu kala dan sekarang semuanya berubah. Bangun tidur yang pertama dicek ponsel, apa ada dari seseorang, apa kabar dunia pagi ini dan sok ngerasa orang yang paling penting dengan cek semua akun sosmed dan hasilnya cuma like, comment, atau stalking akun orang yang setelah dipikir lagi gak ada pengaruh buat hidup.
Itu beberapa ulasan tentang luar biasanya internet meracuni
hidup gue. Kalo diantara kalian ada yang gak setuju, maka maafkanlah, karena
perbedaan itu indah yang penting gak saling nge-judge dan merasa diri
paling benar. maaf jika tulisan ini membuat beberapa pihak tersinggung, hanya ingin mengingatkan berdasarkan pengalaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar